Membuat Segitiga Siku-siku dan Teorema Pitagoras

Geometri mempelajari ukuran dan bentuk benda, hubungan antara garis lurus dan melengkung dalam bentuk gambar. Pada zaman kuno geometri digunakan untuk mengukur tanah dan pembuatan sudut siku-siku ketika membuat bangunan. Pada waktu pembangunan piramida, Orang Mesir kuno membuat sudut siku-siku dengan menggunakan tali yang ditandai dengan simpul pada setiap 3, 4, dan 5 bagian dengan cara menarik tali yang diikatkan pada pasak yang ditancapkan ke dalam tanah.
Pada abad ke 6 SM, Pitagoras mempelajari cara ini untuk mendapatkan sudut siku-siku dan membuktikannya bahwa segitiga dengan formasi 3,4,5 menghasilkan sudut siku-siku. Teori (a2 + b2 = c2 ) disebut dengan Teori Pitagoras.
Semoga Bermanfaat
Salam Jabat Erat
Kampung Drafter
Belajar Gambar Teknik Mesin dan Bangunan dari Ahlinya
085795561584