Syarat Mendapat Kartu Pra Kerja dan Pelatihan yang Diikuti

Realisasi program Kartu Pra Kerja akan dipercepat untuk mengatasi bertambahnya pengangguran akibat adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), karena pandemik virus corona (Covid-19).
Kartu Pra Kerja adalah program peningkatan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, untuk mendapatkan layanan pelatihan vokasi (skilling dan re-skilling). Skilling menyasar bagi pencari kerja berstatus fresh graduate baik baru lulus sekolah maupun kuliah.

Kartu ini juga diberikan pada pekerja yang mengalama pemutusan hubungan kerj (PHK), atau berpotensi ter-PHK, atau pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Syarat dan cara mendapatkan Kartu Pra Kerja:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 18 tahun
- Sedang tidak mengikuti pendidikan formal

Pembekalan bertujuan memberikan keterampilan yang berbeda atau baru agar bisa beralih profesi misalnya menjadi wirausaha atau bekerja di bidang lain yang lebih baik. Pemegang Kartu Pra Kerja bisa memilih langsung pelatihan atau kursus yang diminati melalui platform digital yang telah disiapkan pemerintah. Ada berbagai jenis pelatihan yang disiapkan.
Manfaat Kartu Pra Kerja

Pemegang kartu ini bisa mengikuti pelatihan yang mana pembayarannya dilakukan dengan menggunakan saldo Kartu Pra Kerja dengan nilai maksimal Rp 3 juta bila yang diikuti pelatihan online, sedangkan untuk pelatihan offline nilai maksimalnya adalah Rp 7 juta. Peserta program Kartu Pra Kerja juga akan mendapatkan sertifikat pelatihan yang diikutinya, baik online maupun offline. Sementara untuk insentif atau honor, akan ditransfer dalam tiga tahapan dalam bentuk e-wallet.
Bagaimana syarat mendapatkan Kartu Pra Kerja dan tahapannya hingga pelatihan?

1. Daftar di website Kartu Prakerja.
Peserta melakukan peng-inputan data dan seleksi online. Petugas Pengantar Kerja/Antar Kerja di Disnaker mendampingi peserta untuk mendaftar melalui website secara kolektif dan melakukan seleksi online berdasarkan kemampuan dasar dan motivasi. Pendaftaran Kartu Pra Kerja baru bisa dilakukan pada bulan April di laman Pekerja.go.id.
2. Memilih pelatihan yang diperlukanPeserta bisa memilih pelatihan yang disyaratkan industri. Peserta memilih pelatihan dari layanan SISNAKER dan bayar menggunakan saldo Kartu Prakerja maksimal Rp 3 juta untuk online dan maksimal Rp 7 juta untuk offline. Untuk pendaftarannya bisa dilakukan secara online lewat laman Pekerja.go.id.
3. Mengikuti pelatihan
Peserta mengikuti pelatihan di SISNAKER. Di mana pelatihan diselenggarakan secara online maupun offline dan peserta kemudian akan dapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga.
4. Berikan ulasan dan rating
Peserta diberikan kesempatan memberikan ulasan dan rating terhadap lembaga pelatihan melalui SISNAKER setelah melakukan proses pelatihan.
5. Mendapatkan insentif
Peserta Kartu Pra Kerja bisa mendapatkan insentif sebesar Rp 500 ribu dan akan ditransfer dalam 3 tahap ke saldo Kartu Pra Kerja.
6. Survei Kebekerjaan
Survei Kebekerjaan dilakukan sebagai feedback efektivitas program. Survei yang ditanyakan dalam 3 tahap dengan insentif pengisian survei sebesar Rp 150 ribu sebagai feedback efektivitas program, kesesuaian pelatihan dan penempatan kerja, dan sebagainya.

Semoga Bermnfaat
Salam Jabat Erat
Kampung Drafter
Kursus Siap Kerja Ahli Gambar Teknik Mesin dan Bangunan Langsung Dari Ahlinya
085795561584 (tlp 7 dan wa)